Rudi Terima Kunjungan Chee Hong Tat

0
172

*Bahas Investasi Singapura di Batam

HUMAS PEMKO BATAM– Walikota Batam, Muhammad Rudi bersama dengan Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad menerima kunjungan kerja, Mr Chee Hong Tat

Senior Minister of State Ministry of Trade and Industry Singapura, Rabu (29/8). Turut mendampingi , Chee Hong Tat, Konsulat Jenderal Singapura, Mark Low. Sebelum bertemu dengan Rudi, Chee Hong Tat berkesempatan berkunjung ke Kawasan Industri Batamindo dan Nongsa Digital Park (NDP).

singapura

Dalam kunjungannya, Chee Hong Tat mengatakan bahwa kerjasama antara Pemerintah Singapura dengan Batam cukup baik selama ini. Investor asal Singapura pun cukup banyak yang menanamkan investasinya di Kota Batam. Salah satu investasi terbesar antara Pemerintah Singapura dengan Indonesia di Kota Batam adalah kerjasama NDP.

Dengan kerjasama NDP ini menciptakan peluang kerjasama yang baru bagi tenaga kerja Indonesia, terutama dibidang digital. Ia juga mengatakan Batam merupakan kota yang bagus untuk dikunjungi sehingga bisa mendatangkan turis. Dalam kunjungan ke Batam, ia juga berkunjung ke Kawasan Industri Batamindo dan NDP di Sambau Kecamatan Nongsa.

Atas kunjungan tersebut Rudi menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Chee Hong Tat. Rudi juga berharap agar hubungan baik antara Batam dengan Singapura tetap terjaga dengan baik termasuk investasi Singapura yang ada di Batam. Pemko Batam menurutnya menjaga bagaimana hubungan kerjasama berjalan dengan baik.

“Ibarat sebuah lingkaran, Batam itu berada di lingkaran utama yang terletak di Singapura. Air yang penuh tuangnya kemana, tentulah ke Kota Batam. Atas nama Pemko Batam dan atas kerjasama selama ini, saya rasa cukup baik dan kami sangat menjaga itu karena kami paham investasi terbesar di Batam ini adalah Singapura,” sebutnya.

Terkait belum selesainya regulasi antara Free Trade Zone (FTZ) dan Kawasan Ekonomi husus (FTZ) di Batam, Rudi mengatakan itu tidak menjadi penghalang karena kerjasama tetap terus berjalan.

“Singapura melihat NDP salah satu sentral investasi dan kita Pemko tidak hanya mempersiapkan peluang investasi di NDP tapi juga sektor lain, salah satunya sektor pariwisata,” paparnya.

Terkait regulasi, Rudi mengatakan bahwa Pemko Batam kini tengah melakukan pembenahan sehingga orang tertarik untuk berinvestasi di Batam. Memberi kepastian hukum dalam pengurusan perizinan kepada investor, Pemko Batam memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP) dan sudah menerapkan system Online Single Submission (OSS). Apa yang menjadi kelemahan menurutnya tengah dibenahi.

Ia mengatakan agar Pemerintah Singapura tidak mengkhawatirkan terkait regulasi karena selaku kepala daerah ia akan menegakkan aturan dan Pemko Batam menjamin untuk melindungi investor.

“Terimakasih karena sudah mempercayakan Batam sebagai tujuan investasi. Kami sudah membuka ruang untuk kerjasama dan kami akan menjaga ruang itu. Artinya jika dari investor Singapura ada masalah bisa langsung ke kami, saya atau pak Wakil. Itu jaminan kami kepada investor Singapura,” sebut Wako.

Rudi mengatakan terjalin baiknya hubungan kerjasama antara Kota Batam dan Singapura tidak hanya dibidang industry melainkan pendidikan, kesehatan dan pariwisata. Dibidang pariwisata, Pemko Batam saat ini melakukan penataan untuk kenyamanan turis yang berkunjung ke Batam. Pemko Batam menurutnya juga telah memberikan izin kepada pegusaha untuk mengelola beberapa pulau dan akan dibangun resort.

“Ke depan turis transit di Singapura dan berkunjung ke Batam. Batam butuh kunjungan turis karena ini akan menghidupkan semua sektor. Saya jamin bahwa regulasi akan betul-betul ditegakkan,” tegasnya.

Amsakar yang mendampingi Rudi menambahkan bahwa cukup banyak peluang kerjasama yang bisa dilakukan antara Singapura dengan Kota Batam. Salah satu kerjasama yang menjadi andalan menurutnya adalah NDP. Karena akan ada banyak tenaga kerja Indonesia yang akan diserap di sana.

“Itu salah satu peluang untuk sama-sama kita Tarik manfaatnya,” tutur Amsakar.(HP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here