Ribuan Warga Padati Engku Putri Shalat Idul Adha 1440 H

0
110

HUMAS PEMKO BATAM- Ribuan masyarakat Batam memadati Dataran Engku Putri untuk melaksanakan Shalat Idul Adha 1440 H, Minggu (11/8) 2019. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi beserta keluarga turut menunaikan shalat Idul Adha di Dataran Engku Putri. Sebagai Imam pada pelaksanaan shalat Idul Adha ustadz Abdul Rauf, bilal ustadz Muhammad Rasyid Ridho dan khatib ustadz Hendar Royani.

Menunggu waktu pelaksanaan shalat, masyarakat menyaksikan pemutaran audio visual pembangunan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah di Batuaji. Melalui penayangan vidio itu Wali Kota sekaligus mengundang seluruh warga Batam pada Jumat (20/9) 2019. Dengan penceramah ustadz Abdul Somat, Syech Abdul Qodir Assegaf dan ustadz Kasim bin Ilyas dari Malaysia. Direncanakan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla juga akan hadir

Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Batam, Zulkarnain menyampaikan jumlah titik shalat 635 titik tersebar di seluruh kecamatan. Data hewan kurban tahun 2019 menurutnya meningkat 41 persen dibanding tahun 2018. Jika di tahun 2018 jumlah hewan kurban 2.768 ekor maka di tahun 2019 meningkat menjadi 3.904 ekor.

Adapun pemenang takbir Idul Adha peserta terbaik 1, nilai 90 nomor urut 002 utusan Sekretariat Kota Batam, terbaik 2 nilai 87 nomor urut 001 Kecamatan Lubuk Baja, terbaik 3 dengan nilai 86 nomor urut 007, Kecamatan Bengkong dan sebagai harapan 1 adalah  Kecamatan Sei Beduk.

Dalam sambutan yang disampaikan Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan momentum Idul Adha berdekatan dengan peringatan hari kemerdekaan RI. Dua momen ini menurutnya sama-sama terkandung nilai rela berkorban dan mengorbankan sesuatu untuk kepentingan lebih besar.

“Pada hakikatnya apa yang kita miliki baik harta, jabatan semua merupakan titipan dari Allah SWT.  Beribadahlah dengan ikhlas semata mengharap ridho Allah. Ikhlas tawakal untuk mendapat balasan dari Allah SWT. Dan rasa rela berkorban ini dilestarikan dalam keluarga, kehidupan kita dan dalam membangun Kota Batam.

Jefridin juga mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang dipimpin oleh Muhammad Rudi terus berupaya membangun menigkatkan derajat demi hidup lebih baik. Tidak hanya membangun infrastruktur jalan, tapi juga membangun sekolah Puskesmas dan rumah ibadah salah satunya Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah di Batuaji.

“Masjid ini merupakan masjid terbesar ke empat di Indonesia. Dengan jumlah jamaah 25 ribu, Pak Wali mengundang seluruh warga Batam untuk hadir dengan pakaian putih-putih. Dalam tahun ini Pemko juga akan merevitalisasi Masjid Agung Batam Centre,” sebutnya.

Dibidang keagamaan Pemko juga memberikan insentif untuk imam masjid, guru TPQ dan para mubaligh di Kota Batam. Insentif yang diberikan  dengan tujuan agar kelak anak-anak di Kota Batam mampu membaca dan memahami kandungan Al-Qur’an. Atas semua upaya yang dilakukan Wali Kota Batam menurutnya tidak luput dari perhatian pusat dan dunia. Terbukti dengan keberhasilan yang dicapai sebagai wako terbaik tahun 2019 dan Walikota terbaik tingkat asia.

“Keberhasilan ini tentu tidak luput atas dukungan seluruh masyarakat Batam. Saya atas nama Walikota Batam menyampaikan ucapan terimakasih kepada warga Batam. Dan kami terus berharap dukungan yang tidak berhenti dari warga Batam,” ucapnya.

Meningkatnya jumlah hewan kurban di Kota Batam menurutnya bukti keberhasilan pembangunan infrastruktur sehingga perekonomian di Kota Batam semakin membaik. Dalam kesempatan itu tidak lupa Jefridin mengajak warga Batam mendoakan Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad beserta istri Erlita Sari Amsakar yang kini tengah menunaikan ibadah haji di tanah suci.

“Semoga dalam menjalankan ibadahnya Bapak Wakil Walikota senantiasa mendapat pertolongan dan diberi kemudahan dalam menjalankan ibadah haji. Dapat berkumpul dan bertugas kembali dan menjadi haji yang mabrur dan mabruroh. Atas nama Walikota Batam saya mengucapkan selamat Idul Adha semoga kita diberi kemudahan dalam membangun Batam kota yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Dalam ceramah yang disampaikan ustadz Hendar Royani bahwa berkurban salah satu bentuk ujian dari Allah SWT. Apakah mampu kita berkurban dengan rejeki yang kita miliki justru kita pelit. “Mari kita gunakan harta dijalan Allah SWT  dan aplikasikan dalam hidup. Yakinlah Allah akan menggantikan apa yang sudah kita berikan terutama kebaikan itu diridhoi oleh Allah SWT,” ujarnya.(HP)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here